
← Kembali ke koleksi
— / 5

MPC-0092 / Filsafat
Tidak Ada Seorangpun yang Akan Datang Menolong
Dokumen ini membahas tentang egoisme sejati dan penolakan terhadap narasi pengorbanan diri demi ide-ide abstrak. Berikut adalah poin-poin utamanya yang terbagi dalam enam bagian: 1. Egoisme sebagai Kebenaran yang Disangkal: Setiap individu adalah Einzige ("yang tunggal") dan pusat dari segala makna. Manusia sering kali diperbudak oleh "hantu-hantu pikiran" (spooks) seperti Tuhan, Bangsa, atau Keadilan yang menuntut pengorbanan diri. 2. Kejatuhan dalam Ide Luhur: Membongkar pandangan bahwa pergerakan atas nama "kebersamaan" atau "surga masa depan" sering kali dibangun di atas pengorbanan individu. Altruisme dianggap sebagai topeng dari egoisme yang tidak jujur. 3. Egoisme yang Jujur: Mengakui bahwa semua tindakan dilakukan demi kepuasan/kehendak diri sendiri. Di sini diperkenalkan konsep Union of Egoists (Persatuan Egois) ala Max Stirner, yaitu hubungan bebas antarindividu tanpa aturan atau kewajiban moral moralitas eksternal. 4. Ideologi Modern: Ideologi modern seperti nasionalisme, sosialisme, dan humanisme disebut sebagai "agama/gereja baru" yang menggantikan dewa lama untuk membatasi kebebasan individu. 5. Sang Pemilik: Tidak ada juru selamat dari luar; individu adalah penebus sekaligus penghancur bagi dirinya sendiri. Kebebasan sejati lahir saat seseorang menjadi pemilik atas kehendaknya sendiri. 6. Keakuan sebagai Asal dan Tujuan: Semua institusi (negara, moral, agama) kehilangan kekuasaannya saat individu berani mengakui dirinya sebagai pusat dari dunianya.
LisensiPublisher Permission
Pemegang hak—
DistribusiDiizinkan
01 / KATEGORI
Filsafat
Buku ini berada dalam koleksi Filsafat. Jelajahi judul lain dengan tema serupa.
Lihat semua buku kategori ini →02 / CONTENT MAP
Daftar isi
Daftar isi
Daftar isi belum tersedia untuk buku ini.
COMMUNITY NOTES
Ulasan pembaca
Belum ada ulasan.





