Back to collection
Pencegahan dan Penanganan Perundungan di Satuan PAUD

MPC-0028 / Buku saku

Pencegahan dan Penanganan Perundungan di Satuan PAUD

by Diena Haryana (SEJIWA)

2023ID26 pagesDirektorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Direktorat Guru Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat)

Buku saku "Pencegahan dan Penanganan Perundungan di Satuan PAUD" yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemendikbudristek (2023) memberikan panduan praktis bagi pendidik, orang tua, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung perkembangan anak usia dini. 1. Pengertian dan Bentuk Perundungan Perundungan adalah perilaku tidak menyenangkan yang sengaja dilakukan untuk menekan, mengintimidasi, dan menyakiti korban hingga merasa tertekan, tak berdaya, dan trauma. Pada anak usia dini, bentuk perundungan terbagi menjadi tiga: Fisik: Menjambak, mendorong, memukul, merebut, mencubit, menendang, menonjok, dan menampar. Verbal: Mengata-ngatai, membentak, menghina, melempar kata-kata menekan, dan meledek. Psikis: Mengucilkan, mengacuhkan, melotot, mendiamkan, dan menolak dengan kasar. 2. Indikator dan Dampak Perundungan Indikator Gejala pada Anak: Murung, menyendiri, luka/lecet pada tubuh, baju robek/kotor, sering menangis, mudah marah, takut/cemas, nafsu makan berkurang, tidak mau masuk kelas, atau selalu menempel/mengikuti guru. Dampak pada Korban: Perilaku berubah menjadi pasif (menolak sekolah, enggan bicara, hilang percaya diri) hingga agresif (ledakan kemarahan, berteriak, menendang, melempar barang) akibat penumpukan emosi tertekan. Dampak pada Pelaku: Menjadi pribadi yang sulit mengontrol emosi, pemarah, arogan, dijauhi teman, serta berpotensi menjadi pribadi yang suka mengintimidasi dan sulit bekerja sama di masa depan. 3. Faktor Penyebab & Kelompok Rentan Penyebab Pelaku: Biasanya mengalami masalah atau tekanan di rumah (dari orang tua/keluarga) yang tak teratasi, lalu membawa luapan emosi tersebut ke sekolah. Anak Rentan Korban: Anak dengan perbedaan fisik (gemuk, kurus, disabilitas), anak pendiam/lemah, anak dengan kendala bicara (gagap), anak yang mendapat perhatian lebih dari guru, atau anak yang menonjol secara akademik/fisik. Lokasi Rawan: Area tempat anak berkumpul seperti antrean wastafel, depan kamar mandi, dalam/luar kelas, halaman sekolah, dan tempat ibadah. 4. Langkah Pencegahan di PAUD Metode 3T (No, Go, Tell): Mengajari anak untuk tegas berkata "Tidak!" atau "Hentikan!", Pergi/Lari secepatnya, dan Lapor ke guru atau orang tua. Bahasa Tubuh Percaya Diri: Melatih anak berdiri tegak, menatap mata lawan bicara, dan berbicara dengan jelas/cukup keras. Kesepakatan Kelas: Menyusun aturan bersama mengenai perilaku positif (santun, mengucap kata terima kasih/tolong/maaf, antre bicara) dan perilaku yang dilarang (memukul, mencubit, merebut barang). 5. Penanganan Perundungan Dukungan Psikologis Awal (3L): Look (Perhatikan): Menemuinya, menenangkan, memeriksa luka/memar. Listen (Dengarkan): Mengajaknya bicara, memvalidasi perasaan, dan menunjukkan empati. Link (Hubungi): Menghubungi orang tua serta pihak layanan rujukan jika dibutuhkan. Pendampingan Pelaku: Menanyakan kronologi, mendengarkan alasan, menjelaskan dampak perbuatannya, mengingatkan kesepakatan sekolah, serta mengajak berdamai dan berkomunikasi dengan orang tua pelaku. Menenangkan Orang Tua Korban: Mengarahkan orang tua untuk fokus pada pemulihan anak, lalu memfasilitasi rekonsiliasi antara orang tua korban dan pelaku setelah masa krisis terlewati. 6. Kelembagaan & Layanan Rujukan Satuan PAUD dianjurkan membentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) beranggota 3 orang (unsur guru, komite sekolah, dan tenaga administrasi). Layanan Rujukan Bantuan: SAPA 129: Hotline KPPPA untuk kekerasan anak/perempuan. Call Center 119: Layanan kesehatan jiwa (Kemenkes). Call Center 112 / 110: Kondisi darurat Pemda / Kepolisian. KPAI: WhatsApp 08111772273 / Telp 021-31901556. Helpline SEJIWA (sejiwa.org) & Yayasan Pulih (0811 843 6633) untuk penanganan trauma dan psikososial.

Open reader
LicensePublisher Permission
Rights holder
DistributionAllowed

01 / CATEGORY

Buku saku

This book belongs to the Buku saku collection. Explore more titles with a similar theme.

Browse all books in this category
#Diena Haryana#sejiwa#Buku Perundungan Revisi

02 / CONTENT MAP

Table of contents

Table of contents

A table of contents is not available for this book yet.

READER TOOLS

Save & rate

Sign in to save books and write reviews. Sign in

COMMUNITY NOTES

Reader reviews

/ 5

No reviews yet.