
← Back to collection
— / 5

MPC-0042 / Anarkisme
Ekologi Revolusioner
Dokumen ini berisi esai pemikiran Judi Bari, seorang aktivis buruh dan lingkungan (Earth First!), yang menyerukan penggabungan antara perjuangan ekologi radikal dengan gerakan sosial/perjuangan kelas. Menurutnya, krisis lingkungan tidak dapat diselesaikan tanpa merombak sistem sosial-ekonomi yang mengeksploitasi manusia dan alam. Biosentrisme (Deep Ecology): Manusia adalah bagian dari alam, bukan pemilik atau penguasanya. Semua spesies memiliki hak untuk eksis demi dirinya sendiri. Biosentrisme adalah hukum alamiah yang independen. Kegagalan masyarakat modern menyadari hal ini mendorong sistem penyokong kehidupan bumi ke ambang kehancuran. Kontradiksi Biosentrisme dengan Kapitalisme: Kapitalisme didasarkan pada kepemilikan pribadi dan pemerasan profit. Penulis memperluas kritik Marxisme: keuntungan/nilai lebih tidak hanya dicuri dari tenaga kerja para buruh, tetapi juga dieksploitasi dan dicuri langsung dari bumi/sumber daya alam. Sistem kapitalisme tidak bisa dijadikan "hijau" atau direformasi karena strukturnya memang didirikan atas kerusakan bumi dan eksploitasi manusia. Kontradiksi dengan Komunisme/Sosialisme Industrial: Penulis mengkritik Marxisme tradisional dan negara-negara komunis (seperti Uni Soviet) yang berfokus pada industrialisasi cepat tanpa memikirkan kelestarian alam. Model tersebut hanya mendistribusikan hasil "pemerkosaan bumi" secara lebih merata. Diperlukan sosialisme ekologis yang bersifat bioregional (desentralisasi), bukan otoriter atau tersentralisasi pada negara. Kontradiksi dengan Patriarki (Ekofeminisme): Pengrusakan alam bersumber dari penindasan nilai-nilai feminin (pemeliharaan dan pemberi kehidupan) serta pemujaan nilai-nilai maskulin yang menaklukkan dan mendominasi. Metode ilmiah modern (seperti reduksionisme ilmiah dari Francis Bacon dan Descartes) dipandang sebagai sistem maskulin yang memisahkan manusia dari alam untuk mendominasinya. Ekofeminisme menuntut keseimbangan kembali antara nilai maskulin dan feminin serta interaksi yang sejalan dengan siklus kesuburan bumi. Arah Pergerakan (Ekologi Revolusioner): Gerakan lingkungan tidak boleh terisolasi hanya pada perlindungan hutan belantara atau didominasi oleh kelompok elit/berprivilese. Gerakan ekologi harus bersekutu dan terorganisasi di kalangan pekerja/buruh dan rakyat miskin. Hanya ketika para pekerja menolak menjalankan mesin-mesin industri yang merusak, perubahan sistemik dan nyata baru bisa diwujudkan melalui ketidakpatuhan massal.
LicensePublisher Permission
Rights holder—
DistributionAllowed
01 / CATEGORY
Anarkisme
This book belongs to the Anarkisme collection. Explore more titles with a similar theme.
Browse all books in this category →02 / CONTENT MAP
Table of contents
Table of contents
A table of contents is not available for this book yet.
COMMUNITY NOTES
Reader reviews
No reviews yet.




