← Kembali ke koleksi
— / 5

MPC-0014 / Cerita
Cerita rakyat Si Umbut Muda
Buku Si Umbut Muda karangan Tulis Sutan Sati (diterbitkan oleh Balai Pustaka) bercerita tentang kisah Si Umbut Muda. Berikut adalah ringkasan jalan cerita berdasarkan bab-bab awal dokumen: Pencarian Jatidiri & Menuntut Ilmu: Si Umbut Muda berdiskusi dengan ibunya mengenai jalan hidupnya. Ia menolak menjadi penghulu, dubalang, atau pegawai, lalu memilih pergi menuntut ilmu/mengaji ke Kampung Aur di surau Tuanku Panjang Djanggut. Pindah dan Berguru: Setelah dua tahun, ia pindah mengaji ke tempat Tuanku Imam Muda selama tiga tahun hingga mahir membaca kitab dan melantunkan lagu mengaji berirama Mesir. Pertemuan dengan Puteri Gelang Banyak: Saat kembali ke Kampung Aur untuk menghadiri perhelatan guru lamanya, Si Umbut Muda melantunkan ayat-ayat Al-Qur'an dengan merdu. Suaranya memikat Puteri Gelang Banyak (putri bungsu dari tujuh bersaudara) hingga sang putri turun menyimaknya. Namun, ketika diminta mengulang lagunya, Si Umbut Muda menjadi gugup dan buyar konsentrasinya karena terpesona oleh kecantikan sang putri. Penolakan dan Rasa Malu: Puteri Gelang Banyak dan saudara-saudaranya tertawa serta menyindir Si Umbut Muda yang hilang konsentrasinya. Merasa sangat malu, Si Umbut Muda langsung pulang dan mengurung diri. Pinangan yang Ditolak: Si Umbut Muda meminta ibunya pergi meminang Puteri Gelang Banyak. Namun, Puteri Gelang Banyak menolak pinangan tersebut dengan alasan belum ingin menikah dalam satu atau dua tahun ke depan.
LisensiPublisher Permission
Pemegang hak—
DistribusiDiizinkan
01 / KATEGORI
Cerita
Buku ini berada dalam koleksi Cerita. Jelajahi judul lain dengan tema serupa.
Lihat semua buku kategori ini →02 / CONTENT MAP
Daftar isi
Daftar isi
Daftar isi belum tersedia untuk buku ini.
COMMUNITY NOTES
Ulasan pembaca
Belum ada ulasan.




