
MPC-0080Cerita Rakyat
Sangumang dan Maharaja : cerita rakyat Kalimantan Tengah
oleh Delianae Middil Ranggan

MPC-0079 / Cerita Rakyat
Buku ini mengisahkan tentang tiga anak yang bersahabat sejak kecil di Desa Bekawan, Kecamatan Mandah, Indragiri Hilir: 1. Bujang Perdana (Pedane): Anak pimpinan desa (Datuk Che Ngah) yang cerdas dan kuat, tetapi usil dan sombong. 2. Sri Natun: Anak perempuan yang cantik, rajin, dan baik hati. 3. Bujang Nasir (Nassi): Anak yang rajin dan bersahaja. Konflik bermula saat Pedane mengejek Sri Natun dan menantangnya berdayung jongkong di sungai. Di tengah perlombaan, Pedane sengaja bersembunyi dan meninggalkan Sri Natun sendirian hingga terombang-ambing ke kuala sungai. Hari makin gelap, Sri Natun tersesat, terjatuh, dan pingsan di hutan bakau. Malam harinya, warga desa geger karena Sri Natun tidak kunjung pulang. Setelah Pedane mengaku bahwa ia meninggalkan Sri Natun di kuala sungai, warga desa menyisir sungai dan hutan selama seminggu penuh, namun Sri Natun tidak berhasil ditemukan. Sebagai bentuk pertanggungjawaban atas keusilannya yang berakibat fatal, Datuk Che Ngah menjatuhkan hukuman tegas kepada anaknya sendiri: Pedane diusir dari kampung selama 10 tahun untuk belajar mandiri dan memperbaiki sifatnya. Pedane pun pergi meninggalkan kampungnya dengan penuh penyesalan.
01 / KATEGORI
Buku ini berada dalam koleksi Cerita Rakyat. Jelajahi judul lain dengan tema serupa.
Lihat semua buku kategori ini →02 / CONTENT MAP
Daftar isi belum tersedia untuk buku ini.
COMMUNITY NOTES
Belum ada ulasan.